Wednesday, January 26, 2011

STORY OF LIL BABY BORN

Yuhuu...sori de mori udah lama gak update blog. Maklum semenjak lahiran, gak sempat nulis2 lagi. Sibuk dengan mainan baru,hehee...
Sekarang mumpung ada waktu dan si cantik lagi tidur, pengen nulis2 lagi, kali ini tentang pengalaman melahirkan si cantik.
Kalau ditanya rasanya bagaimana?? huuahhh...rasanya kayak nano-nano, lengkap semuanya ada sakitnya ada senengnya juga.
Alhamdulillah semua terlewati dengan lancar. Sekarang naya udah 1,5 bulan. Mau tau tingkahnya skrng spt apa? nanti postingan berikutnya ya, yang pasti bikin gemes seisi rumah...:)

Sebenarnya due date lahiran tanggal 4 desember 2010, cuma kok udah masuk awal des kok belum ada tanda2. Ini cerita proses kelahirannya.


Kamis, 2 Desember 2010
----------------------------
Saya dan suami ke rumah sakit, sebenarnya kontrol itu hari sabtu pas tgl 4 des, cuma penasaran aja kok belum ada tanda2, akhirnya ke rumah sakit.
kontraksi waktu itu hanya merasa perut kenceng2 aja, kalo mules2 saya gak merasa sama sekali, tapi kalau jalan udah sakit banget,gerak dikit sakitnya langsung maknyus, mungkin kepala si cantik udah mendorong2 kejalan lahir. Pas kontrol, dokter langsung periksa dalam, dan hasilnya ternyata pembukaan belum ada, tapi serviks udah lunak, dan dokter langsung menyarankan di induksi aja.

Yo wes..langsung ke ruang VK (ruangan tempat ibu bersalin), sebelum induksi di
CTG dulu. Selagi saya di CTG, suami langsung cek in kamar, krn mau di induksi, jadi merasakan mules2 induksi di kamar aja biar lbh nyaman. Nah..hasil CTG menyatakan kl kontraksi saya sudah teratur, sekitar 3 menit sekali kontraksi. Tapi saya nggak merasakan apa-apa, kecuali perut kenceng2 aja. Trus bidan nya periksa dalam lagi, hasilnya udah pembukaan 2. Karena kontraksi teratur, maka sangat tidak disarankan untuk di induksi, karena bisa berakibat ruptur *bener gak tuh kata2nya...* alias rahim bisa rusak.

Dokter dan bidan langsung bilang "wah..hebat bu, nggak merasakan mules.Mungkin kalo orang lain udah merasa sakit
banget tuh...Bisa cepet nih sampe pembukaan lengkap".
Alhamdulillah kalau begitu, smoga cepat. Akhirnya krn udah cek in kamar saya langsung istirahat di
kamar, dengan berharap besok bukaan nambah. Malam itu, tidur gak tenang krn perut mulai sering kenceng2/kontraksi dan dibuat gerak gak kuat nahan sakitnya.

Jum'at, 3 Desember 2010

-------------------------------
Pagi-pagi dokter langsung visite, sekalian periksa dalam sekitar jam 9 pagi. Hasilnya, hello...masih mentok di bukaan 2 aja sodara-sodara... Yo wes lah, kita memutuskan untuk pulang aja ke rumah, dibanyakin gerak dan jalan2, semoga bisa cepat pembukaannya. Jadi dirumah sakit cuma numpang tidur doank. malemnya saya dan suami nge-mall alias jalan2 di mall,hehee...

Sabtu, 4 Desember 2010

----------------------------
Masih sempet senam hamil, ditemenin suami. Karena rumah sakit deket dari rumah, kita berdua jalan (suami gw tega banget, sumpah...) padahal gerak dikit aja udah sakiiittt banget, ngilu2 gimanaaaa gitu, cuma demi lahiran normal, apapun dilakukan lah. Selesai senam kita berdua jalan-jalan ke mall #kan ceritanya disuruh banyak jalan,hehee...#

saya berusaha menahan sakit dibawah sana sambil window shopping di mall. Udah gak tahan pengen duduk, cuma gak dibolehin sama
suami. pokoknya harus jalan. Lucunya sambil jalan dia teteup nge-godain saya sambil bilang "lahir..lahir..." berharap habis jalan2 di mall bisa cepet lahiran.

Minggu, 5 Desember 2010
-----------------------

Pagi-pagi kita berdua cabcus ke monas, ceritanya jalan pagi. Nyampek monas, wuih...rame banget. Awal-a
wal jalan msh bisa nyantai sambil ngobrol2 sama suami. belum nyampek setengah perjalanan, ngerasa sakiiit banget, tapi bukan mules kontraksi. Selangkangan dan teman2nya ituh kok tambah sakit banget. Gak bisa jalan, harus pegangan sama suami. Udah nyerah pengen istirahat, suami langsung bilang "dikit lagi tuh satu putaran monas". Ya Allah..saya merasa kok lamaaaa...banget muterin monas ini...:(

Akhirnya bisa juga muterin monas hanya sekali puteran dan balik lagi ke parkiran tanpa istirahat dan duduk sama sekali. Saya gak kuat, dan perut mulai perih, berharap abis sarapan dan duduk gak sakit lagi, eh...malah abis sarapan gak ilang2 sakitnya, malah tambah sakit. Selesai sarapan langsung pulang, mampir dulu ke rumah sakit,penasaran kira2 nambah gak ya bukaannya??

Sampe di UGD, langsung di periksa dalam, jreng..jreng...masih mentok di bukaan 2 aja, huhuu...saya sedih. bukan apa2, *sakit tau periksa dalam itu*.Kami pun
pulang lagi dgn jalan harus pegangan sama suami. Sorenya suami nelpon DSOG saya, cerita kejadian hari ini. Dokter menyarankan "okelah...pelan2 kita induksi, dengan dosis yg sedikit dl". Mereka ngobrol ttg dosis2 gt, saya gak ngerti. Untung suami dokter, jadi dia paham semuanya.

langsung ke rumah sakit lagi, masuk UGD lagi, atas saran dokter tadi, langsung
masuk ruang VK, sebelum di induksi di CTG dulu, hasilnya kontraksi tidak seperti CTG sebelumnya, kali ini kontraksi melemah, dan yang membuat kaget, detak jantung janin melemah. Saya langsung di beri oksigen selama 2 jam. dan disuruh tarik napas yang teratur supaya janin mendapat oksigen. *Ya Allah..baru sekali ini masuk UGD dan baru sekali ini juga pake oksigen* Setelah 2 jam, CTG lagi, hasilnya tetep, detak jantung janin melemah. Konsultasi lagi ke dokter, dokter menyarankan operasi, karena takut terjadi hal2 yang tidak di-inginkan. Akhirnya diputuskan senin pagi jam 8 operasi caesar.Saya dan suami lemes, berharap lahiran normal, pupus sudah, sediiihhh.....

Oiya...tepat hari ini 5 Desember hari ulang tahun pernikahan kami, tambah sedih, bukannya dirayakan sambil makan dan jalan2, eh..malah masuk rumah sakit sambil di
oksigen dan sambil menahan sakit # what a life..

Senin, 6 Desember 2010

----------------------
Hari operasi tiba, saya deg-degan. Lebih deg2an dari sidang TA *ya iyalah...*

Nelpon orang tua, sambil minta restu mudah2an dilancarkan semuanya, ibu dan anak sehat dan gak kurang suatu apapun.
persiapan operasi udah dimulai dari malam, mulai dari tes kekentalan darah, pasang infus, tes antibiotik. ternyata ribet juga mau operasi, kirain belek
langsung selesai, ternyata nggak.

Diruang operasi, suasananya rame, hahaa...sibuk semuanya. Maklum banyak yang operasi. Semuanya kerja cepat, saya dibuat tenang sama dokter anestesi nya.
Diajak ngobrol2 ringan. Sumpah...waktu itu saya bener2 deg2an banget, Do'a gak putus2nya.

Dokter anestesi langsung suntik bius di tulang belakang, saya
disuruh duduk dan kepala menunduk kebawah. Yang ada dikepala waktu itu "duh..ini pasti sakit banget, secara disuntiknya di tulang bukan daging". Eh..ternyata gak terlalu sakit, cuma kayak digigit semut dikit, dan langsung cess....merasa angeet di daerah punggung sampe pinggang dan kaki. Maau tau rasanya dibius kyk gimana?? Kayak kebas-kebas gitu.

Akhirnya DSOG saya masuk, dan hahaayy....suami ku diijinkan masuk juga, senangnya...^_^

Trus dokter langsung bilang ke saya, "kita mulai ya bu'..." Proses operasi pun terjadi. Sempet perut saya didorong dan divakum, akhirnya keluar deh si
cantik, dengan tangisannya. Perasaan saya waktu itu campur aduk, mau nangis, terharu, sambil dalam hati berkata, "saya udah jadi ibu....:) gak nyangka". Setelah tali pusat dipotong, si cantik dibawa keluar untuk dibersihkan dan ditimbang. Anehnya semua yg berjenis kelamin lelaki keluar ruang operasi termasuk suami saya. Tinggal bertiga aja DSOG, bidan dan saya. What??

sampe DSOG ku bercanda "laki-laki emang gt bu'..mau enaknya aja. si ibu ditinggal sendiri disini".
Gak berapa lama si cantik dibawa perawat dan diletakkan di dada saya setelah diazankan sama ayahnya. proses IMD pun dimulai. Selagi dijahit sama DSOG, si cantik pun mencari2 puting saya. Kirain tidur, ternyata matanya melek, sambil liat2 sekeliling, lucu deh...mungkin dia mikir, ini dimana ya..kok terang dan dingin banget,hehee....

Selesai dan beres jahit menjahit, saya pun langsung dibawa ke ruang pemulihan dan gak berapa lama langsung dipindahkan ke kamar. Diruangan sudah menunggu mertua saya, semuanya terharu, apalagi ini cucu pertama dari suami saya, semuanya seneng. Tak berapa lama si cantik pun datang, seneng....gemes ngeliatnya.

Dan si cantik kami beri nama NAYYARA RAHMANIA RANGKUTI, dan panggilannya naya. Yang artinya Cahaya kesayangan,dengan berharap dia lah cahaya kami dan semoga menjadi kesayangan semua orang.

Anakku Naya..semoga engkau tumbuh menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada kedua orang tua. Sukses dunia dan akhiratmu kelak, Amin...




2 comments:

Bety Kurnia said...

baru denger cerita diinduksi tapi setelahnya boleh pulang.biasanya induksi kalo gagal langsung cessar hari itu juga. yang penting ibu dan bayinya sehat

Raudah said...

tadinya mau di induksi, tapi gak jadi krn di CTG kontraksi udah teratur, tapi bukaan gak nambah-nambah.

Post a Comment